Aku tak pernah mengusik kehidupanmu bersamanya. Aku juga mencoba melepaskan diri dari jeratan harapanku terhadapmu. Tapi kini kau yang menang. Kau telah mengakhiri hubunganmu, dan kini kau pun sendiri lagi. Dan sedikit harapanku terbangun dalam fikiran.
***
Kau mulai bertanya tentang buku itu. Bagaimana bisa kita dekat seperti ini? Hanya sebuah buku dan pengalaman yang mengantarkan aku padanya....
Sabtu, 30 Januari 2016
Selamat pagi dari Kabupaten Lebak - Banten. Hari ini aku masih diberi kesempatan untuk hidup di dunia yang indah ini. Daerah tinggalku masih sama, di kota Rangkasbitung. Kota kecil dengan sejuta cerita. Sudah 30 hari ku lewati di tahun 2016 ini. Dan baru sekarang ku sempatkan waktu untuk menulis blog kesayanganku ini. Yang penuh cerita saat memperjuangkannya. Aku rindu masa kejayaan blog ini, meskipun...
Kamis, 25 Juli 2013
Kisah terindah: #5 Problema
by
Unknown
Kisah terindah: #5 Problema
Haruskah aku ditelan dalam kesedihan yang tak menentu? Oh, problema. Ku ingin terbebas lepas dari belenggu ini.
Hatiku tak terkendali.
Aku masih saja menyaksikan dua hati yang menjadi satu. Sementara aku bagaikan sisi gelap yang menyelinap didekatnya. Entahlah.
Akhirnya ku pun berusaha untuk tak mau tahu urusanku, dia dan mereka. Aku kembali pada titik kelam.
Suaramu masih bisa ku dengar,...
Sabtu, 25 Mei 2013
Kisah terindah: #4 Terhempas
by
Unknown
Kisah terindah: #4 Terhempas
Galau galau galau. Kata-kata itu masih saja berputar diatas kepalaku, bak bintang-bintang yang berkelap-kelip riang, sinarnya yang menyilaukan pelupuk mataku terkadang membuatku ikut berputar sampai kebingungan.
Ya, kali ini banyak kegalauan yang membuatku bingung. Dari dulu, aku hanya berputar dalam lingkaran api percintaan. Sampai akhirnya aku terjebak didalamnya, dan aku tak bisa keluar dari kobarannya....
Selasa, 14 Mei 2013
Kisah terindah: #3 Semenjak ada dirimu
by
Unknown
Kisah terindah: #3 Semenjak ada dirimu
Hey bulan... Kau menyinari malamku yang gelap.
Hey bintang... Sampaikan salamku padanya. Meski aku belum mengenalnya begitu jauh, dan tak pernah bertatap muka dengannya. Tapi aku amat merasa nyaman ketika ia menyapa dibalik layar itu. Aku telah menganggapnya sebagai sahabat. Terlebih, seorang kakak yang menjadi sandaran ketika aku lelah dan tak tahu arah.
Kau selalu ada....
Hari-hari ku lewati, seperti...